profil MTI Kapau
Madrasah Tarbiyah Islamiyah Kapau, disingkat MTI Kapau, adalah pondok pesantren yang terletak di Kapau, Agam. Lembaga pendidikan Islam ini didirikan atas saran dari beberapa tokoh masyarakat Kapau
Pada 1929, beberapa tokoh masyarakat Kapau bermufakat untuk mendirikan sekolah agama di nagari mereka. Pelopor utama gagasan tersebut ialah Hamzah Dt. Batuah yang waktu itu menjabat sebagai wali nagari Kapau. MTI Kapau kemudian diresmikan oleh Syekh Sulaiman ar-Rasuli dengan pemimpin pertama MTI Kapau ialah Buya H. Muhammad Nur Tuanku Mudo.[1][2]
Pada tahun 1929 di nagari Kapau diadakan musyawarah antara beberapa tokoh masyarakat dengan pimpinan nagari yang menghasilkan keputusan akan mendirikan Sekolah Agama yang bertempat di Pandam Basasak Kenagarian Kapau. Alhamdulillah pada waktu itu dengan usaha yang gigih para tokoh tersebut berdirilah sekolah agama dengan 7 (tujuh) ruang belajar. Pelopornya adalah Hamzah Dt.Batuah yang menjabat Kepala Nagari (1913-1931) dan dibantu oleh Inyik Syech Abdurrahman, Dt.Sajatino, Haji Abbas Chatib, Dt.Malano, Haji Muhammad Amin, Yang Basa Tuo dan lain-lain. Atas inisiatif beliau-beliau itulah sehingga pada tanggal 28 Juli 1929 diresmikanlah pembukaan sekolah ini oleh Inyik Syech Sulaiman Ar-Rasuly (Inyik Candung) dan diberi nama Madrasah Tarbiyah Islamiyah ( MTI ) dengan lama belajar 7 tahun. Dikepalai oleh Buya H.Muhammad Nur Tuanku Mudo dengan guru-guru seperti Abdul Salam Malin Saidi, Haji Gazali, Ramli Tuanku Muhammad, Haji Sjarbaini, Dt.Doto Basa, Rasjidin Kari Bagindo, Malin Kayo dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Beliau semua telah mengorbankan tenaga dan pikiran untuk mengajar secara sukarela. Dalam meningkatkan dana sekolah sebanyak-banyaknya maka diadakan wadah Wirid
Pengajian sekali seminggu yang disponsori oleh Inyik Syech Abbas Qadhi dari Bukittinggi. Demikianlah sekolah ini berjalan dari masa ke masa dengan baik dan pada tahun 1942 sekolah telah memberikan ijazah kepada murid-murid sebanyak 40 (empat puluh) orang.Setelah zaman kemerdekaan sekolah tidak luput dari pasang surut dan maju mundurnya sampai pada masa pergolakan daerah PRRI tahun 1957, hingga akhirnya sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kapau ditutup sama sekali pada tahun 1958 sampai tahun 1975. Kemudian dari itu pengurus yang selama ini tidak bekerja lagi kembali mengadakan rapat
dan membentuk pengurus baru yang akan bekerja keras dengan kembali “Mambangkik Batang Tarandam”. Maka pada tahun 1975 Pengurus baru pun terbentuk yang dipimpin oleh Syech Rasjidin Kari Bagindo (Inyik Chatib) dan memberi kepercayaan kepada Ustadz Zul’aidi Ml.St.Alamsyah,BA sebagai Kepala Sekolah. Kemudian setelah itu sekolah secara berturut-turut dipimpin oleh Ustadz-ustadz
sekian profil MTI Kapau dari saya atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih, salam media assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar